Gue sebenarnya gak suka sama wine. Well bukan wine sebagai minuman tapi “attitude” orang yang bisanya menyebut dirinya “wine lover”. Yeah…most of them have this gesture saying “Hey, I’m totally a sophisticated”.So, karena gue sendiri lately tidak minum alcohol sama sekali, it is a little weird that I actually will participate in this class. Bukan karena gue mau masuk jaringan “wine lover”, tetapi dari dulu gue emang pengen tahu sih ilmu wine cuman gengsi aja kalau harus me-label diri gue sebagai “wine lover”.
Nah, milis jalansutra akan menyelenggarakan kelas ilmu dasar tentang wine, setelah menjalani pemikiran yang panjang dan dengan segala pertimbangan dana yang harus gue keluarkan ; Rp. 350.000,–(hello… I can take 3 bikram yoga classes with that amount) akhirnya gue menyerah dan mendaftarkan diri. Juga yang menjadi pertimbangan gue juga life style gue saat ini, sekarang ini I don’t smoke and drink, gue bahkan gak peduli di tengah2 orang yang minum, gue dengan santainya pesan orange juice, ice lemon tea or even water.
Tadi, gue dapat email announcement terakhir dari sang instruktur yang bikin mata ague terbelalak. Gini isi emailnya:
“Ada beberapa hal-hal penting yg berkaitan dengan acara winexperience besok.
1. A gentle reminder. Acara besok berubah tempatnya ke Vin+, Jl. Kemang Raya45B (di belakang Caswell coffee Kemang Raya)
2. Be on time. Acara mulai jam 13:00 teng. 3. Eat first. Dalam acara ini tidak disediakan makan siang. Jadi tolongjangan lupa makan dulu sebelum mulai minum.
4. Don’t drive. Jangan nyetir setelah minum. Lebih baik naik taksi atauminta dijemput.
5. Be gorgeous. You’ll be on national TV. So, be gorgeous! Hehehehehe
6. Emergency number. Kalau ada apa-apa, saya bisa dikontak di 0812-1100-926.
7. Bring a pen. Saya akan menyediakan hand out tapi tidak menyediakan alat tulis. Tolong bawa sendiri, ya.
Sampai ketemu besok, ya.
Terima kasih utk partisipasinya.”
Got it???? Nggak ya??
Ok, lihat point nomor 5. Huh??? Masih gak mudeng, gue tuh paling sebel kalau ada kegiatan yang include national TV. Help………
Gue bukan camera friendly person. I wonder if I can tell the camera man tomorrow not to shoot me at all. Seriously, if I have known this will happen, it would be my first serious consideration rather than those reasons I mentioned before.Anyway, nasi sudah menjadi bubur en gue harus maju pantang mundur. Sukur-sukur besok gue bisa invisible. Hell, I have to be able to handle my fear in front of the camera.
Recent Comments