Archive for November, 2009

Our First Meal in Saigon

Posted by: mindtraveler


Saigon Shrimp

Originally uploaded by paulinschen2008

The restaurant called Bo Tung Xeo, it’s in the same building with Vu Chau Hotel, locaten in 37 Bui Vien. The shrimps are so fresh and sweet. Actually I was wondering if they have put some herbs on it before.

Rujak dan Asinan

Posted by: mindtraveler


Rujak dan Asinan

Originally uploaded by paulinschen2008

Penjual ini mangkal di depan gedung pertunjukan wayang air di Saigon. Teman saya yang memang doyan segala macam manisan dan rujak membeli asinan berakhir dengan kekecewaan karena harganya yang mahal yaitu sekitar VND 25,000 atau sekitar IDR 15,000. Sementara itu menurut dia rujak/asinan dekat kantor cuman seharga IDR 5,000. Lagian jauh-jauk ke Vietnam nyarinya jajanan yang sama ada di Jakarta.

Yummy Flan Pudding from Saigon

Posted by: mindtraveler

I was quite amazed that they sell this pudding on the street coz back in Jakarta you could only find flan pudding in the fancy bakery/cake shop. The price is usually quite high. Yet, in Saigon they sell it on the street corner; somekind of street vendor and it only costs VND 10,000 or around IDR 6,000,– for one portion (2 pieces)The put some coffee in the sauce and give some ice on the top.

It is pretty tasty and freshen you up. You should definetely try it while you are in saigon.

flan puddingOriginally uploaded by paulinschen2008

Saigon/Ho Chi Minh, Vietnam

Posted by: mindtraveler

Malam Pertama

Saya dan ketiga sohib tiba di Ho Chi Minh (Saigon, hmm saya lebih suka dengan nama ini) sekitar pukul 8 malam.  Ketika taksi yang membawa menurunkan kami di muka sebuag gang sempit, saya agak tersedak, glek jadi disini kami tinggal.  Maklum semuanya dilakukan secara online dan pada saat melihat websitenya saya melihat kamar yang cukup layak ditempati.   

Setelah berjalan sekitar 50 meter tibalah kami di muka hotel Cat Huy, senyum saya mulai mengembang, tampaknya after all it’s not so bad.  Petugas hotel membawa kami ke lantai 2 sementara kedua teman saya lainnya dibawa ke lantai 6 dengan menaiki tangga (hihihi gak apa-apa lah mereka kan masih muda2).  Begitu memasuki kamar, saya dibuat terkagum-kagum karena kamarnya cukup besar dan sangat bersih dan yang paling penting lebih bagus daripada yang diperlihatkan di website nya.

 

Setelah mandi kamipun bersiap menjelajahi Saigon di waktu malam.  Kebetulan hotel kami dekat dari pusat segala keramaian malam.  Baru beberapa langkah sudah ada jajanan dari yang manis (walau tidak banyak) sampai yang asin (mostly pork). Salah satu yang menjadi favorit adalah kue berwarna hijau tanpa nama (berhubung penjualnya tidak mengerti bahasa inggris).  Sayangnya karena pencahayaan yang tidak memadai saya tidak bisa memotret kue favorit tsb.

Read the rest of this entry »